LENSAPOST.NET – Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024, khususnya pada wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) merupakan tantangan tersendiri bagi KPU. Sehingga KPU memandang bahwa pengelolaan keuangan merupakan salah satu aspek krusial yang sangat menentukan akuntabilitas penyelenggaraan Pilkada tersebut.
Pandangan tersebut disampaikan Anggota KPU Iffa Rosita yang hadir bersama Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno pada pembukaan Rapat Koordinasi dalam Rangka Evaluasi Hasil Pengawasan Atas Pengelolaan Keuangan Pilkada 2024 pada Wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Percepatan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK serta Strategi Meningkatkan Hasil Evaluasi Maturitas SPIP Tahun 2025, Jakarta, Rabu (10/12/2025).
“Oleh karena itu evaluasi yang dilakukan hari ini bukan sekadar kegiatan administratif melainkan bagian dari upaya strategis untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran negara digunakan secara efektif, efisien, ekonomis dan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Iffa.
“Penyesuaian struktur kewilayahan, penyesuaiam tata kelola pemerintah hingga dinamika kesiapan infrastruktur kelembagaan memerlukan pengawasan yang lebih ketat responsif dan terkoordinasi,” sambungnya.
Selain itu, Iffa mengatakan, tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK manjadi prioritas, harus memastikan bahwa rekomendasi BPK ditindaklanjuti secara tepat waktu. “Tindak lanjut secara tepat waktu, terukur, menghasilkan perbaikan nyata pada sistem pengelolaan keuangan. Proses tindak lanjut tidak boleh menjadi formalitas belaka, tetapi harus mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola yang berkelanjutan,” kata Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU.
Tidak hanya itu, Iffa menyampaikan banyak upaya yang bisa kita lakukan dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga KPU. “Dan ini butuh komitmen bersama untuk membangun lembaga kita dari budaya yang tadinya biasa-biasa saja menjadi lebih baik lagi, dari yang tadinya sudah cukup baik menjadi lebih baik lagi, yang tadinya sangat baik dipertahankan agar tetap menjadi baik,” tutur Iffa.
Sementara itu Bernad dalam arahannya menyampaikan, kesungguhan dan keseriusan menjadi hal yang harus diperhatikan oleh seluruh jajaran yang hadir pada rakor ini. “Intinya nanti kegiatan kita ini, kita mencoba bersama-sama fokus untuk menindaklanjuti rekomendasi pemeriksaan. Dan saya yakin bukan mulai hari ini ibu/bapak/saudara-saudara menindaklanjuti, cuma hari ini saya ingin melakukan percepatan,” kata Bernad.
Mengakhiri arahan, Bernad menegaskan pentingnya rakor ini dilaksankan dalam upaya memperbaiki apa yang menjadi evaluasi saat ini. “Oleh karena itu sejak awal saya sampaikan, rapat ini jangan dibuat banyak seremoni yang penting kita efektif, kelas-kelas bagaimana tindaklanjutnya, sehingga hasilnya apa yang kita lakukan hari ini bisa berdampak lebih baik lebih postif untuk ke depan,” pungkasnya. Turut hadir Pejabat Eselon 1 dan 2 Setjen KPU. []












