LENSAPOST.NET – Tokoh pemuda Bireuen Abdul alias Motorola meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk dapat segera menetapkan Becana Banjir di Aceh sebagai Becana Nasional.
Hal tersebut disampaikan Motorola kepada wartawan,Senin,(1/12/2025) di Bireuen. Kata Motorola jika Presiden tak menetapkan Becana Banjir di Aceh sebagai Becanan Nasional Aceh lebih baik pisah saja dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jika Bapak Presiden tak menetapkan becana banjir Aceh sebagai becana Nasional. Lebih baik kami masyarakat Aceh pisah saja dari Indonesia,”ucapnya.
Perlu diketahui kata Motorola kerusakan akibat Banjir ini melebihi kerusakan gempa bumi dan Tsunami pada Tahun 2004 lalu. “Kerusakan didarat sangat luar biasa. Ratusan ribu masyarakat tak ada tempat tinggal. Ribuan masyarakat mengungsi, puluhan ribu anak-anak mengalami kelaparan,”ujar Motorola.
Demi menjaga stabilitas Nasional dan menjaga rasa Nasionalisme masyarakat Aceh. Sebaiknya sesegera mungkin minta Presiden Prabowo untuk dapat segera menetapkan becana banjir Aceh sebagai Becana Nasional.
“Mustahil bagi Aceh akan mampu memperbaiki rumah masyarakat yang rusak, jalan, jembatan, sekolah, tempat ibadah serta sejumlah tempat publik dibiayai oleh APBD,”kata Motorola.
Untuk itu penetapan Becana Banjir Aceh sebagai Becana Nasioanal adalah kewajiban yang harus ditetapkan oleh Presiden Prabowo. [Rel]











