LENSAPOST.NET – Mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Darni Daud, MA, menekankan pentingnya pemikiran besar bagi pemimpin Aceh dalam menghadapi masa depan.
Menurutnya, rakyat Aceh, terutama generasi milenial, harus memiliki pandangan yang lebih rasional dan cerdas dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Aceh harus mendidik masyarakatnya untuk kebutuhan hari ini dan masa depan. Kita harus mampu membaca data-data statistik dengan benar, memiliki wawasan yang luas, dan mampu membaca tanda-tanda zaman,” ujar Prof. Darni Daud, Sabtu 13 Juli 2024.
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa Aceh membutuhkan ide-ide besar dan pemimpin yang berpikir besar agar memiliki harapan yang lebih baik terhadap arah yang dituju di masa depan.
Selama 20 tahun terakhir, Prof. Darni mencatat masih banyak ketimpangan yang terjadi. “Sudah 20 tahun ini, masih ada yang tidak mendapatkan rumah, sementara yang mendapatkan rumah terus mendapatkannya. Ini adalah ketimpangan yang harus kita lihat dan merupakan hal yang sangat menyedihkan,” katanya.
Ia juga mengkritisi program-program yang bagus namun tidak tepat sasaran, yang menurutnya menjadi pemicu kemiskinan di Aceh. “Memang kadang program bagus, tapi tidak tepat sasaran,” tegasnya. “Inilah yang saya kira menjadi pemicu kemiskinan di Aceh.”
Prof. Darni berharap pemimpin Aceh ke depan mampu mengatasi berbagai masalah ini dengan pemikiran yang besar dan berwawasan luas untuk membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat Aceh. []











