PD IAI Aceh dan BPOM Banda Aceh Pastikan Keamanan Obat bagi Korban Banjir

IST

LENSAPOST.NET– Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Aceh bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh bersinergi memastikan keamanan, mutu, dan khasiat obat-obatan yang disalurkan kepada korban banjir di sejumlah wilayah Aceh.

BPOM Banda Aceh berperan melakukan verifikasi administrasi dan teknis terhadap seluruh bantuan obat sebelum didistribusikan, guna mencegah peredaran obat kedaluwarsa, tidak layak, atau tidak sesuai indikasi. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan ke Kabupaten Bener Meriah pada 27 Desember 2025, yang diserahkan langsung oleh Ketua PD IAI Aceh, apt. Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm, disertai dokumen pengesahan BPOM sebagai jaminan akuntabilitas.

Kegiatan berlanjut pada 28 Desember 2025 di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, salah satu wilayah terdampak banjir dan longsor terparah dengan 29 rumah rusak dan warga mengungsi. Kepala Dusun setempat mengapresiasi kehadiran PD IAI Aceh dan BPOM yang memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

Meski menghadapi akses jalan terputus, tim relawan tetap menyalurkan bantuan dengan berjalan kaki bersama warga setempat. Setelah Bener Meriah, bantuan juga menjangkau Takengon (Aceh Tengah) serta daerah terdampak lainnya, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.

PD IAI Aceh menegaskan kolaborasi dengan BPOM Banda Aceh akan terus diperkuat hingga fase rehabilitasi, termasuk pemulihan layanan kefarmasian dan pendampingan apoteker terdampak. Ke depan, PD IAI Aceh juga merencanakan penugasan mahasiswa PKPA Farmasi USK ke puskesmas terdampak sebagai bagian dari penguatan layanan dan pembelajaran kebencanaan.

PD IAI Aceh menyampaikan apresiasi kepada BPOM Banda Aceh, relawan, dan masyarakat atas dukungan dalam memastikan bantuan obat aman dan tepat guna, serta berharap sinergi ini menjadi model penanganan kefarmasian berkelanjutan pada situasi bencana di Aceh.