Mantan Sekwan dan Asisten Pemerintahan di Pemkab Aceh Selatan Mendukung Pasangan Idaman

LENSAPOST. NET– Perhelatan puncak Pilkada serentak tahun 2024 tersisa 50 hari lagi. Instrument demokrasi rakyat tampil giang gembira dan mengundang berbagai komentar dan pandangan dari elemen masyarakat, termasuk mantan pejabat Pemkab Aceh Selatan angkat bicara, menelisik rekam jejak dan historis.

Mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) dan Asisten Pemerintahan di Pemkab Aceh Selatan, H Nasarurrahman, SH, MM yang berkiblat dan mendukung pasangan Darmansah, S.Pd, MM-Sudirman (IDAMAN) di khazanah Pilkada, 27 November 2024 mendatang.

“Saya sangat memahami alur pemerintahan, kebijakan, administratif dan koneksitas pimpinan daerah. Semua itu saya alami berkat kepercayaan pimpinan semasa bupati Ir H Machsalmina Ali hingga Husin Yusuf,” Katanya

Lanjutnya, Mungkin tidak terlalu berlebihan atau sombong, sebagai Sekwan dan Asisten Pemerintahan tentu memahami betul seluk beluk calon seorang pimpinan yang layak memimpin Aceh Selatan selama lima tahun ke depan.

Seorang pemimpin dibutuhkan kecakapan, cepat tanggap, arif dan bijaksana, memiliki kualitas berpikir dan berbicara, berpengalaman menahkodai pemerintahan serta tidak mementingkan kelompok dan golongan. Iya, menurut saya, karakter itu ada pada pasangan IDAMAN. Sambungnya

Menurutnya, literasi dan rekam jejak tersebut telah dimiliki H Darmansah, dibuktikan track record yang telah teruji. Telah merasakan pahit getir dan kemampuan (karir) di birokrasi pemerintahan hingga memangku jabatan sebagai Penjabat Bupati Abdya selama dua tahun.

“Kiranya tidak salah, jika saya paparkan satu persatu karir yang ditempuh H. Darmansah, S.Pd, MM selama mengabdi sebagai ASN. Hendaknya masyarakat bisa memberi penilaian sendiri hingga menjatuhkan dukungan setelah menelisik rekam jejak Pasangan IDAMAN.”Jelasnya

Sebagai Aparatur Sipil Negara, Darmansah mulai mengabdi sebagai tenaga fungsional guru sekolah dasar (SD) di Ladang Baro, Meukek selama 12 tahun, kemudian dipromosikan dalam jabatan struktural pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Selatan.

“Tidak semudah membalik telapak tangan, di Pemerintahan Kota Subulussalam dia diangkat menjadi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kota Subulussalam (TMT) 13 Oktober 2009.” Ungkapnya

Masih keterangan Nasarurrahman, kemudian ia dilantik menjadi menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Kota Subulussalam (TMT) 3 Oktober 2012 sebelum hijrah ke Pemerintah Provinsi Aceh.

Menapak di Ibu kota Provinsi Aceh, Darmansah dipercaya mengemban amanah pimpinan sebagai Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh tahun 2013-2016.

Putra kelahiran Gampong Ujung Karang, Kecamatan Sawang, 23 September 1969 itu kembali dimutasi oleh pimpinan menduduki Kabid Pendidikan Luar Biasa dan Luar Sekolah pada Dinas Pendidikan Aceh sejak 23 Juni 2016.

Roda karir terus berputar, Darmansah dimutasi sebagai Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan pada Disdik Aceh pada 24 Januari 2017. Neraca jabatan yang dijalani melukiskan kualitas dan integritas yang tinggi dalam membangun Aceh.

Belum juga senyap, Darmansah kembali meniti buih dan diangkat menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Aceh semasa Gubernur Irwandi Yusuf tahun 2018.

Selepas itu, dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur bidang Keistimewaan dan Hubungan Luar Negeri. Memikul jabatan staf Ahli, Darmansah bersama delegasi Aceh berkesempatan terbang ke Republik Turni, sebuah negara sistem presidensial di Kawasan Eurasia dalam rangka Kerjasama Energi terbaru.

Karir yang ditoreh Darmansah kian mentereng, saat menjabat Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Provinsi Aceh, ASN berpangkat Pembina Utama Madya (Golongan IV/d) ini dipercayakan Kementerian Dalam Negeri dan dilantik oleh Gubernur Aceh, Achmad Marzuki sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Dua tahun ia memimpin Abdya, mengisi masa transisi dengan berakhirnya jabatan bupati/wakil bupati definitif Akmal Ibrahim SH/Muslizar MT, SP pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Saat menjadi Pj Abdya, alur jabatan Darmansah belum berakhir di pemerintah Aceh, dari Kepala Sekretariat MAA dimutasi menjadi Kepala Sekretariat Badan Reintegrasi Aceh (BRA) oleh Pj Gubernur Bustami Hamzah.

Selama menjabat Pj bupati Abdya, jam terbang Darmansah terus meroket dengan menjalin koneksi ke Kementerian dan anggota DPR-RI. Jadi, IDAMAN yang berjuluk pasangan Birokrasi dan Perjuangan ini bisa melahirkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *