NEWS  

Heboh Seorang Pengunjung Tewas, Manajemen Cafe Sembekan Lau Pengulu Bantah ada Transaksi Narkoba

Jaman Sembiring, Owner Cafe Sembekan, Dusun Sembekan, Desa Lau Pengulu, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo

LENSAPOST.NET – Owner Cafe Sembekan yang berlokasi di Dusun Sembekan, Desa Lau Pengulu, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jaman Sembiring alias gondrong (49) tahun, membantah dugaan tewasnya seorang pengunjung asal Aceh Tenggara pada, Kamis 1 Januari 2026 kemarin, akibat mengkonsumsi narkoba di cafe miliknya tersebut.

Kepada LensaPost.net Jaman Sembiring, memyampaikan bahwa pihak manajamen cafe selalu memeriksa seluruh pengunjung saat memasuki area cafe untuk memastikan setiap pengunjung tidak membawa dan memakai narkoba jenis apapun saat berada di cafe Sembekan.

“Kita memastikan tidak ada peredaran narkoba di cafe Sembekan yang berlokasi di Dusun Sembekan, Desa Lau Pengulu, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatera Utara,” ungkap Jaman Sembiring, Sabtu 3 Januari 2026.

Disinggung terkait tewasnya seorang pengunjung asal Aceh Tenggara yang diduga kuat tewas akibat overdosis pada perayaan malam tahun baru kemarin. Jaman Sembiring menjelaskan bahwa pengunjung yang meninggal tersebut datang pada Kamis pukul 03.15 WIB pagi bersama rekannya berjumlah empat orang.

Pihak manajemen cafe sempat menolak korban bersama rekannya untuk memasuki area cafe karena saat dilakukan pemeriksaan oleh manajemen Cafe, korban dan rekannya diduga sudah dalam keadaan mabuk.

“Akibat mereka mengatakan sudah datang dari jauh dan meminta hanya berkunjung cuma beberapa jam saja, maka manajemen cafe mengijinkan mereka untuk memasuki Cafe” ungkap Jaman Sembiring.

Lebih lanjut, dijelaskannya, kemudian kejadian tidak diinginkan terjadi sekitar pada pukul 04.00 WIB pagi, dimana korban dikabarkan merintih kesakitan. Mengetahui hal tersebut kemudian pihak manajemen Cafe meminta kepada rekan korban untuk segera membawa korban ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan tindakan medis.

“Terkait isu yang menyebutan bahwa korban meninggal dunia di Cafe Sembekan adalah tidak benar,” tegas Jaman Sembiring.

Managemen cafe menegaskan bahwa korban tidak meninggal di area Cafe, dimana  pada saat korban merintih kesakitan pada bagian dadanya, managemen cafe langsung menyuruh rekannya agar membawa ke rumah sakit terdekat dan langsung oleh rekannya membawa korban meninggalkan cafe.

Selanjutnya, atas meninggalnya seorang pengunjung Cafe tersebut pihak manajemen cafe juga mengungkapkan rasa bela sungkawa atas musibah itu.

“Selaku pemilik Cafe kita mengungkapkan bela sungkawa sebesar-besarnya atas meninggalnya seorang pengunjung Cafe Kita,” imbuh Jaman Sembiring. []