LENSAPOST.NET – Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kota Banda Aceh mendorong Wali Kota dan Wakil Wali Kota Illiza-Afdal, untuk segera membentuk Forum Masyarakat Peduli Kota (FMPK) Banda Aceh.
Forum ini diharapkan menjadi wadah sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam penegakan syariat Islam dan menjaga ketertiban umum di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.
Sekretaris Hanura Banda Aceh, Khairul Rizal, SE, menyatakan bahwa maraknya kasus prostitusi dan aksi premanisme belakangan ini menjadi keresahan serius masyarakat.
Bahkan, kata dia, Wali Kota dan Wakil Wali Kota harus turun langsung ke lapangan melakukan razia mendadak ke sejumlah hotel di kota Banda Aceh, dan menemukan banyak praktik prostitusi yang berlangsung secara terselubung.
“Belum lagi aksi premanisme, seperti yang terjadi baru-baru ini di Kecamatan Syiah Kuala. Aksi premanisme berupa pungutan liar makin meresahkan warga,” ujar Khairul Rizal dalam keterangannya, Kamis 22 Mei 2025.

Menurutnya, penanganan persoalan tersebut membutuhkan kerja sama erat antara masyarakat dan pemerintah.
Karena itu, Hanura menilai penting untuk membentuk FMPK sebagai wujud keseriusan pasangan Illiza-Afdal dalam menegakkan syariat Islam dan ketertiban umum di Banda Aceh.
“FMPK nantinya akan melibatkan semua elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, ormas/OKP, LSM, hingga lembaga adat. Kita ingin ada gerakan bersama agar masalah ini bisa dibasmi sampai ke akar,” jelas Khairul.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kader Partai Hanura yang pernah memberikan dukungan kepada Illiza-Afdal dalam Pilkada 2024 berharap agar usulan ini bisa segera direalisasikan.
“Harapan kami, keresahan masyarakat terhadap pelanggaran syariat Islam dan gangguan ketertiban bisa segera diatasi dengan hadirnya forum ini,” pungkasnya.













