Dinkes Aceh Utara Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Makanan dan Minuman untuk Cegah Diare Sejak Dini

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Jalaluddin

LENSAPOST.NET — Dinas Kesehatan Aceh Utara kembali mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penyakit diare, terutama saat musim hujan di mana kontaminasi air dan makanan lebih mudah terjadi.

Diare dapat menyebabkan dehidrasi berat, terutama pada bayi dan balita. Gejalanya antara lain buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan konsistensi cair, demam, mual, dan muntah.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mencuci tangan dengan sabun, baik sebelum makan maupun setelah buang air besar, serta memastikan air minum dimasak hingga mendidih,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Jalaluddin, Rabu, 16 Juli 2025.

Selain itu, kata dia, kebersihan makanan juga harus dijaga. Hindari jajan sembarangan di tempat yang tidak higienis. Peralatan makan harus dicuci bersih dan makanan harus ditutup agar tidak dihinggapi lalat.
Bagi anak-anak yang mengalami diare, segera berikan cairan rehidrasi oralit untuk mencegah dehidrasi. Bila diare berlanjut lebih dari dua hari, atau disertai darah, segera bawa ke Puskesmas terdekat.

Dinas Kesehatan telah menyediakan pos kesehatan dan kader yang rutin menyosialisasikan upaya pencegahan diare, termasuk pentingnya sanitasi yang baik dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Kami juga mengajak masyarakat untuk membiasakan buang air besar di jamban sehat. Masih adanya kebiasaan buang air sembarangan menjadi salah satu penyebab penyebaran diare,” tambahnya.

Pemerintah daerah akan terus meningkatkan program edukasi kesehatan lingkungan dan sanitasi, termasuk kampanye cuci tangan pakai sabun yang difokuskan pada sekolah dan lingkungan rumah tangga.