LENSAPOST.NET – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh terus memperkuat rantai nilai halal melalui pelatihan dan sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) berstandar kompetensi nasional. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menyampaikan bahwa pelatihan Peusah Juleha merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan jumlah dan kualitas juru sembelih halal yang tersertifikasi di Aceh.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis Bank Indonesia bersama para mitra untuk mempercepat sertifikasi produk halal di Aceh. Saat ini, jumlah Juleha tersertifikasi masih terbatas, sehingga peningkatan kompetensi SDM menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem industri halal,” ujar Agus.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Maret hingga 2 April 2026 ini, digelar di Auditorium Teuku Umar Kantor Perwakilan BI Aceh dan Rumah Potong Hewan (RPH) Lambaro, Aceh Besar. Sebanyak 25 peserta dari berbagai daerah di Aceh mengikuti pelatihan ini, yang mencakup materi penerapan syariat, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), teknik penyembelihan, hingga aspek higienitas dan sanitasi.
Menurut Agus, keberadaan Juleha tersertifikasi memiliki peran krusial di sektor hulu industri halal. Proses penyembelihan yang sesuai standar tidak hanya menjamin kehalalan produk, tetapi juga mempercepat proses sertifikasi halal bagi produk olahan daging.
“Dengan adanya Juleha yang kompeten dan tersertifikasi, kita harapkan kualitas dan kepercayaan terhadap produk halal dari Aceh semakin meningkat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai program berkelanjutan. Selain pelatihan Juleha, BI Aceh juga aktif mendorong literasi ekonomi syariah, pengembangan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS), serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Semua ini merupakan bagian dari kontribusi Bank Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah global,” pungkasnya.












