Banjir di Aceh Tenggara Empat Kecamatan Terisolir

Jembatan Rangka Baja Mbarung Putus Akibat Terjangan Sungai Lawe Alas

LENSAPOST.NET – Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sejumlah kawasan di Kabupaten Aceh Tenggara sejak Selasa (25/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025) menyebabkan sebanyak 774 Kepala Keluarga dan 1879 jiwa terdampak akibat banjir menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten tersebut.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara, Dodi Sukmariga Tajmal, menyampaikan hujan yang disertai angin kencang sejak Selasa lalu mengakibatkan tumbangnya beberapa pohon dan tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menyebabkan aliran listrik dibeberapa desa di Kecamatan Ketambe, Darul Hasanah, Bambel, Lawe Alas, Tanoh Alas dan Kecamatan Babul Rahmah sempat padam.

Kemudian hujan juga menyebabkan meningkatnya debit sungai di DAS dan Sub DAS Lawe Alas sehingga menyebabkan banjir dan jalan nasional Kutacane-Medan tepatnya di Jembatan Kuning sempat terganggu akibat meluapnya Sungai Lawe Kinga.

Banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti Jembatan Natam, Jembatan Mbarung, Jembatan Silayar dan Jembatan Salim Pipit terputus.

“Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan Kecamatan Darul Hasanah, Tanoh Alas, Lawe Alas dan Babul Rahmah, terisolir,” kata Dodi, Kamis 27 November 2025.

Luapan banjir juga mengakibatkan sejumlah tanggul penahan air jebol hingga berdampak rusaknya lahan pertanian, perikanan dan pemukiman warga.

Sementara ini pihaknya mencatat, sebanyak 14 Kecamatan dan 65 Desa terdampak akibat banjir, berikut rinciannya:

I. Kecamatan Bambel
1. Desa Kuning I
2. Desa Lembah Haji
3. Desa Pedesi
4. Desa Terutung Seperai
5. Desa Kuta Buluh
6. Terutung Megara Asli
7. Desa Bambel Gabungan
8. Desa Biak Muli Bakhu
9. Desa Terutung PayungHilir
10. Desa Tembilakh Baru

II. Kecamatan Ketambe
1. Desa Leuser
2. Desa Rumah Bundar
3. Desa Bener Bepapah
4. Desa Jambur Lak-lak

III. Kecamatan Tanoh Alas
1. Desa Salim Pinim
2. Desa Jambukh Pekhmate
3. Desa Timang Khase
4. Desa Kite Mejile

IV. Kecamatan Babul Rahmah
1. Desa Alas Mesikhat
2. Desa Tuhi Jongkat
3. Desa Uning Segugur
4. Desa Rambung Tubung
5. Desa Salim Pipit
6. Desa Titi Mas
7. Desa Titi Harapan

V. Kecamatan Darul Hasanah
1. Desa Buntul Kendawi
2. Desa Kute Rambe
3. Desa Kite Mekhanggun

VI. Kecamatan Lawe Bulan
1. Desa Kuta Galuh
2. Desa Pulonas Baru

VII. Kecamatan Bukit Tusam
1. Desa Bambel Baru
2. Desa Alur Buluh
3. Desa Mbaksako
4. Desa Tualang Baru
5. Desa Kuta Lengat Pagan
6. Desa Kuta Lengat Selian
7. Desa Darul Imami
8. Desa Gumpang
9. Desa Kuta Great
10. Desa Maha Singkil

VIII. Kecamatan Babussalam
1. Desa Gumpang Jaya
2. Desa Perapat Sepakat
3. Desa Terutung Pedi
4. Desa Batu Mbulan I
5. Desa Batu Mbulan II

IX. Kecamatan Lawe Alas
1. Desa Pulo Sepang
2. Desa Lawe Saraf
3. Desa Pulo Gadung
4. Desa Pilo Dadap
5. Desa Perapat Tinggi
6. Desa Darul Amin
7. Desa Kuta Batu II
8. Desa Kuta Cingkam

X. Kecamatan Lawe Sumur
1. Desa Kuta Lesung
2. Desa Setia Baru
3. Desa Kuta Bunin
4. Desa Terutung Megara

XI. Kecamatan Babul Makmur
1. Desa Muara Situlen

XII. Kecamatan Semadam
1. Desa Lawe Kinga Lapter
2. Desa Lawe Kinga Gabungan

XII. Kecamatan Lawe Sigala-Gala
1. Desa Suka Damai
2. Desa Mulie damai
3. Desa Gelah Musara
4. Desa Ndauh Nitenggo

XIV. Kecamatan Badar
1. Desa Natam

Dari catatan sementara BPBD, banjir kali ini juga menyebabkan sebanyak 774 Kepala Keluarga dan 1879 jiwa ikut terdampak. Dimana, belasan hingga puluhan Kepala Keluarga di Kecamatan Babul Rahmah, Ketambe dan Tanoh Alas, mengungsi. []