Banda Aceh Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Percepat Digitalisasi Pembayaran

High Level Meeting (HLM)

LENSAPOST.NET – Pemerintah Kota Banda Aceh bersinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Forkopimda, serta mitra strategis yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menggelar High Level Meeting (HLM) di Auditorium Teuku Umar, Kantor BI Aceh.

HLM yang dipimpin Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, tersebut menetapkan sejumlah langkah strategis pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi pembayaran, khususnya selama Ramadan dan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah.

Seluruh pihak yang hadir berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan serta mengakselerasi penggunaan pembayaran digital di Kota Banda Aceh.

Strategi Pengendalian Inflasi

Upaya pengendalian inflasi ditempuh melalui strategi 4K, yakni: Keterjangkauan harga, melalui optimalisasi Operasi Pasar (OP), Gerakan Pangan Murah (GPM), dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Selain itu dilakukan pengawasan harga dan stok menjelang HBKN serta evaluasi harga acuan secara berkala.

Ketersediaan pasokan, melalui Kerja Sama Antar Daerah (KAD), monitoring distribusi, serta peningkatan produksi pangan, termasuk mendorong urban farming seperti penanaman cabai di pekarangan rumah.

Kelancaran distribusi, melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) yang terukur, terarah, dan tepat sasaran, bekerja sama dengan pelaku usaha.

Komunikasi efektif, melalui penguatan literasi belanja bijak, kampanye konsumsi produk pangan beku dan olahan lewat program Dapur Cerdas Inflasi, serta pemanfaatan dashboard Early Warning System (EWS) inflasi sebagai dasar kebijakan.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menyampaikan bahwa operasi pasar dan fasilitasi distribusi pangan terbukti efektif menahan laju inflasi.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan belanja bijak serta mengonsumsi ikan atau daging beku yang harganya relatif lebih stabil,” ujarnya.

Empat Langkah Belanja Bijak

Dalam rangka mendukung stabilitas harga, masyarakat diimbau menerapkan empat langkah belanja bijak, yaitu:

  • Bijak membeli, sesuai kebutuhan dan tidak menimbun bahan pangan.
  • Bijak memilih, mengutamakan produk lokal, bumbu olahan, serta ikan dan daging beku yang lebih awet dan stabil harganya.
  • Bijak konsumsi, dengan tidak boros pangan.
  • Bijak bertransaksi, mengutamakan pembayaran digital menggunakan QRIS yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Optimalisasi Pajak dan Retribusi via QRIS

Dari sisi digitalisasi, TP2DD Kota Banda Aceh berkomitmen memperluas pembayaran pajak dan retribusi daerah melalui kanal non-tunai seperti QRIS. Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta retribusi daerah terus dioptimalkan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mempermudah layanan kepada masyarakat.

Wali Kota Illiza menegaskan, pembayaran pajak dan retribusi melalui QRIS mendukung tata kelola pemerintahan yang cepat, transparan, dan akuntabel, serta mendorong Banda Aceh menjadi kota yang modern dan berdaya saing.

Layanan Penukaran Uang SERAMBI 2026

Selain kebijakan pengendalian inflasi dan digitalisasi, BI Aceh juga menyiapkan layanan penukaran uang pecahan kecil melalui program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026.

Program ini dilaksanakan dalam dua periode, yakni 23–26 Februari 2026 dan 2–13 Maret 2026 di sejumlah lokasi serta 15 loket perbankan di Aceh. Khusus 9–13 Maret 2026, layanan dipusatkan di Taman Seni dan Budaya Aceh.

Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara digital melalui situs PINTAR (pintar.bi.go.id) yang dikelola Bank Indonesia guna memastikan layanan berjalan tertib, terjadwal, dan sesuai kuota.

BI Aceh mengimbau masyarakat menukarkan uang melalui jalur resmi untuk menghindari risiko uang palsu atau penipuan tanpa dikenakan biaya tambahan.

Informasi terkini terkait bauran kebijakan dan program Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh dapat diakses melalui akun Instagram resmi @bank_indonesia_aceh.