LENSAPOST.NET– Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA) menyatakan siap menjadi mitra Pemerintah Aceh untuk mempercepat pembentukan dan penguatan kelembagaan Baitul Mal Gampong di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.
Komitmen tersebut disampaikan menyusul terbitnya Instruksi Gubernur Aceh Nomor 400.8/11516 tanggal 2 Oktober 2026 tentang Penguatan Kelembagaan Baitul Mal Gampong. Instruksi itu meminta seluruh bupati dan wali kota menindaklanjuti pembentukan Baitul Mal Gampong di setiap gampong di wilayah masing-masing.
Ketua Umum PBA, Subki Mohammad Bintang, mengatakan organisasinya siap membantu pemerintah menyosialisasikan program tersebut hingga ke tingkat gampong. PBA mengklaim telah memiliki struktur kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa Baitul Mal Gampong adalah tulang punggung pengelolaan harta umat di tingkat masyarakat. Ketika Baitul Mal Gampong berjalan baik, tertib, dan terpercaya, maka potensi zakat, wakaf, dan infak yang ada di tengah masyarakat dapat dikelola secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh fakir miskin, anak yatim, dan warga yang membutuhkan di gampong masing-masing,” ujar Subki.
Menurut dia, penguatan Baitul Mal Gampong merupakan bagian dari pelaksanaan syariat Islam di Aceh sebagaimana diatur dalam Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal, yang telah diubah dengan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021.
Karena itu, kata Subki, percepatan pembentukan Baitul Mal Gampong tidak hanya berkaitan dengan urusan administratif, tetapi juga menyangkut pelaksanaan syariat Islam dan kebutuhan masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, serta wakaf.
“Dengan jaringan kepengurusan PBA yang sudah menjangkau seluruh pelosok kabupaten dan kota, kami siap bergerak bersama pemerintah—turun ke lapangan, bertemu tokoh gampong, ulama, serta masyarakat luas—untuk menyampaikan pemahaman yang benar mengenai fungsi, tugas, dan manfaat Baitul Mal Gampong,” katanya.
Subki berharap sinergi antara PBA dan Pemerintah Aceh dapat mempercepat terbentuknya Baitul Mal Gampong yang mandiri dan terpercaya, sehingga pengelolaan dana umat dapat berjalan lebih tertib dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
PBA juga berharap kemitraan antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dapat mendukung penguatan Baitul Mal Gampong sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.












