LENSAPOST.NET – PSS Sleman membawa modal kepercayaan diri tinggi saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (18/10) sore. Kepercayaan diri tersebut tumbuh setelah tim berjuluk Super Elang Jawa itu meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSM Makassar pada pekan sebelumnya.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan timnya terus mematangkan persiapan dengan mengevaluasi penampilan sebelumnya dan menganalisis kekuatan calon lawan. Menurut dia, pembenahan internal menjadi bagian rutin untuk mempertahankan aspek positif sekaligus memperbaiki kekurangan tim.
“Persiapan sejauh ini berjalan baik. Tentu saja kami menganalisis lawan. Pertama kami menganalisis diri kami sendiri, permainan kami sendiri, dan kami mencari hal-hal positif serta hal-hal yang perlu ditingkatkan. Itulah yang kami lakukan, itu adalah rutinitas kami. Setelah itu tentu saja kami melihat kekuatan dan kelemahan lawan,” kata Huistra.
Menghadapi Persebaya menjadi tantangan tersendiri bagi PSS karena harus bermain di kandang lawan. Selain itu, tim asuhan Bernardo Tavares tersebut belum terkalahkan hingga pekan keempat kompetisi, sehingga dipandang memiliki kekuatan dan konsistensi permainan yang patut diwaspadai.
Huistra menilai Persebaya memiliki skuad yang kuat, mengandalkan kemampuan fisik, serta ditangani pelatih berkualitas. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi keyakinan PSS untuk melanjutkan tren positif dan membawa modal kepercayaan diri ke pertandingan tandang berikutnya.
“Ya, tentu saja. Mereka belum terkalahkan sejauh ini, jadi mereka memiliki tim yang bagus, tim yang kuat, tim yang mengandalkan fisik, dan mereka memiliki pelatih yang bagus, Tavares. Jadi ini adalah tantangan yang bagus bagi kami, laga tandang dan kami memiliki kepercayaan diri yang baik sekarang, jadi kami ingin membawa kepercayaan diri itu juga ke Surabaya dan ke Kediri,” ujarnya.
Untuk menghadapi tekanan suporter tuan rumah, Huistra menekankan pentingnya disiplin taktik dan kemampuan pemain mempertahankan identitas permainan. Ia berharap para pemain tetap fokus menjalankan instruksi di lapangan dan tidak terpengaruh atmosfer pertandingan. PSS pun menargetkan hasil positif di markas Persebaya dengan tetap berorientasi pada kemenangan.












