Umum  

Kajari Aceh Besar Ajak SMSI Promosikan Potensi Wisata hingga Dorong Jantho Jadi Pusat Pendidikan

Kajari Aceh Besar Dr. Wisnu Murtopo Nur Muhamad, S.H., M.H., berbincang bersama Ketua SMSI Aceh Besar Zulfikar, S.Pd., dan jajaran pengurus SMSI dalam audiensi di Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Selasa (22/9/2026). Foto: SMSI Aceh Besar.

LENSAPOST.NET— Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Besar, Dr. Wisnu Murtopo Nur Muhamad, S.H., M.H., mengajak Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Besar ikut mempromosikan potensi pariwisata daerah melalui jaringan media siber.

Ajakan itu disampaikan Wisnu saat menerima kunjungan pengurus SMSI Aceh Besar dalam agenda silaturahmi dan audiensi di Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Selasa (22/9/2026).

Menurut Wisnu, Aceh Besar memiliki beragam potensi wisata, mulai dari kawasan pegunungan, padang rumput, pantai berpasir putih hingga wisata bahari di kepulauan.

“Peran SMSI Aceh Besar sangat penting dalam mendukung kemajuan Aceh Besar, terutama dalam mengenalkan pariwisata Aceh Besar ke dunia luar,” ujar Wisnu.

Ia mencontohkan kawasan Pegunungan Siron dengan hamparan padang rumputnya, Pantai Lampuuk dengan panorama pantainya, serta kawasan Pulau Aceh yang memiliki potensi wisata bahari.

“Kalau dibandingkan dengan Yogyakarta maupun Bali, kita juga memiliki potensi wisata yang luar biasa. Ada Pegunungan Siron dengan padang rumputnya, Lampuuk dengan keindahan pantainya, pantai pasir putih, kemudian Pulau Aceh dan berbagai potensi lainnya,” katanya.

Wisnu menilai tantangan pengembangan pariwisata bukan hanya menyangkut keberadaan destinasi, tetapi juga pengelolaan dan promosi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Karena itu, ia berharap jaringan media yang tergabung dalam SMSI dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi Aceh Besar kepada masyarakat di berbagai daerah.

“Potensi-potensi ini perlu dipublikasikan. SMSI memiliki jaringan media yang banyak di Indonesia. Ini bisa menjadi kekuatan untuk mengenalkan Aceh Besar lebih luas,” ujarnya.

Di sisi lain, Wisnu mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Besar meningkatkan pengelolaan destinasi wisata. Menurut dia, promosi perlu berjalan beriringan dengan pembenahan destinasi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan wisata.

“Pemerintah daerah perlu meningkatkan perhatian terhadap pengelolaan potensi wisata. Masyarakat wisata juga perlu dibina dan event-event perlu digelar sehingga bisa mengundang wisatawan datang ke Aceh Besar,” katanya.

Ia menilai pengembangan pariwisata secara serius dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.

Dalam audiensi tersebut, Wisnu juga menyoroti pengembangan Kota Jantho sebagai ibu kota Kabupaten Aceh Besar. Ia berharap Jantho tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga berkembang sebagai salah satu pusat pendidikan di Aceh.

“Saya sangat menginginkan Ibu Kota Jantho bisa menjadi pusat pendidikan di Aceh dan terus tumbuh menjadi kota yang maju ke depan,” ungkapnya.

Menurut Wisnu, perkembangan Jantho sebagai pusat pendidikan dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan sektor ekonomi, jasa, perdagangan dan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Ketua SMSI Aceh Besar, Zulfikar, S.Pd., menyambut baik gagasan tersebut. Ia mengatakan SMSI siap ikut memperkenalkan berbagai potensi daerah melalui publikasi media siber.

“Kami menyambut baik keinginan dan gagasan Bapak Kajari. SMSI Aceh Besar siap mengangkat potensi wisata yang ada melalui jaringan media yang kami miliki,” kata Zulfikar.

Namun, Zulfikar mengatakan promosi akan lebih efektif jika dibarengi dengan pengelolaan destinasi yang baik dan dukungan pemerintah daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dapat berkolaborasi dengan SMSI. Media memiliki peran dalam mempublikasikan, sementara pengelolaan di lapangan tentu membutuhkan dukungan pemerintah dan para pelaku wisata,” ujarnya.

Ia menegaskan SMSI Aceh Besar terbuka untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam memperkenalkan berbagai potensi Aceh Besar.

Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi bagian dari upaya SMSI Aceh Besar memperkuat silaturahmi serta membangun sinergi dengan Kejaksaan Negeri Aceh Besar dalam mendukung kemajuan daerah.(*)