LENSAPOST.NET — Prestasi pendidikan Aceh tingkat SMA kembali menjadi sorotan tajam.
Data terbaru menunjukkan rerata Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 Aceh berada di posisi 31 dari 38 provinsi.
Adapun deretan provinsi dengan nilai TKA terendah nasional yaitu:
* Nusa Tenggara Timur 99,22 (peringkat 39)
* Sulawesi Barat 103,95 (peringkat 38)
* Gorontalo 104,12 (peringkat 37)
* Papua Pegunungan 104,93 (peringkat 36)
* Papua Selatan 104,98 (peringkat 35)
* Sulawesi Tengah 105,21 (peringkat 34)
* Maluku Utara 105,48 (peringkat 33)
* Sulawesi Utara 106,42 (peringkat 32)
* Aceh 107,80 (peringkat 31)
Capaian yang memprihatinkan ini dinilai sebagai dampak dari lemahnya manajemen pendidikan pada masa kepemimpinan sebelumnya.
Saat itu, Gubernur Aceh menunjuk Alhudri sebagai Kepala Dinas Pendidikan, namun kebijakan yang dijalankan dinilai tidak sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Dilansir dari Kabaraktual.id –selama menjabat, mantan camat tersebut kerap dikritik karena lebih fokus pada pengerjaan proyek fisik ketimbang pembangunan mutu pembelajaran.
Bahkan, anggaran pelatihan guru disebut-sebut sempat ditiadakan. Di sisi lain, ia aktif membangun citra keberhasilan pendidikan Aceh yang diklaim berada di lima besar nasional, sesuatu yang kini terbantahkan oleh data resmi TKA.
Dari data Posko TKA Disdik Aceh, rata-rata nilai siswa Aceh hanya mencapai 107,80, dengan rincian: Bahasa Indonesia 50,67; Matematika 34,39; dan Bahasa Inggris 22,74.
Kepala Disdik Aceh melalui Koordinator Posko TKA 2025, Masrul Afdhal, ketika dikonfirmasi pada Minggu (28/12/2025), membenarkan kebenaran data tersebut. “Iya betul, pak,” ujarnya singkat disertai emotikon sedih. []












