Berita  

Bantuan PCINU Malaysia Disalurkan, Dayah Ummul Ayman dan Malikussaleh Jadi Prioritas Pemulihan Pascabencana

Lensapost. net I Bireuen-Solidaritas kemanusiaan lintas negara kembali ditunjukkan keluarga besar Nahdlatul Ulama. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh, termasuk Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bireuen, dan kawasan dayah terdampak, pasca bencana besar 26 November 2025 lalu.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Mustasyar PCINU Malaysia, Datok Rosli Dahlan, didampingi tim kemanusiaan PCINU Malaysia, dan disaksikan oleh Rais Syuriah PWNU Aceh serta unsur Banser sebagai pemegang amanah pendistribusian.

Total dana yang disalurkan mencapai ratusan juta rupiah, diperuntukkan bagi kebutuhan mendesak warga, infrastruktur dasar, serta lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak parah.

Salah satu fokus utama penyaluran bantuan adalah Dayah Ummul Ayman Samalanga dan Dayah Malikussaleh Panton Labu, Aceh Utara, dua lembaga pendidikan Islam yang mengalami dampak signifikan akibat bencana. Untuk Dayah Ummul Ayman, PCINU Malaysia menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta, sebagai bagian dari dukungan pemulihan sarana pendidikan, kebutuhan santri, serta fasilitas dasar yang rusak.

Sementara itu, Dayah Malikussaleh Panton Labu juga menerima bantuan khusus dalam kategori dukungan pesantren dan madrasah, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan santri di wilayah Aceh Utara yang terdampak banjir dan longsor.

Waled Nuruzzahri atau akrab disapa Waled NU Aceh, Kamis,(25/12) dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar dari warga NU di luar negeri yang harus dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

Ia juga mengapresiasi konsistensi PCINU Malaysia yang selalu hadir dalam setiap fase krisis kemanusiaan di Tanah Air.

“Ini adalah bukti bahwa NU adalah rumah besar yang melampaui batas geografis. Ketika Aceh dilanda musibah, saudara-saudara kita di Malaysia bergerak cepat dengan penuh kepedulian,” ujarnya

Penyaluran bantuan turut mendapat sambutan hangat dari pimpinan dayah dan masyarakat setempat. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama untuk kebutuhan air bersih, pemulihan fasilitas sanitasi, serta keberlangsungan aktivitas pendidikan santri.