ACEH  

Wisuda Ke-4 PPG FKIP USK: Cetak 110 Calon Guru Profesional Siap Mengabdi untuk Negeri

LENSAPOST.NET — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala kembali mencetak sejarah dengan melaksanakan Wisuda ke-4 Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada Senin, 29 September 2025 di Auditorium FKIP USK Lantai 3. Sebanyak 110 lulusan dari delapan departemen resmi dikukuhkan sebagai calon guru profesional dengan gelar Gr.

Dekan FKIP USK, Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes., dalam sambutannya, menyampaikan bahwa hingga saat ini PPG FKIP USK telah meluluskan calon guru melalui empat kali wisuda, yakni pada 26 Oktober 2023, 28 Desember 2023, 12 Desember 2024, dan 29 September 2025.

 “Ini bukti nyata komitmen FKIP USK dalam mencetak guru-guru berkualitas untuk masa depan pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Dekan menambahkan, sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah, para lulusan akan segera dipetakan untuk penempatan kerja sesuai kebutuhan di berbagai daerah. Ia juga berpesan kepada para orang tua dan wali agar terus mendoakan serta mengizinkan putra-putrinya bertugas di tempat penempatan yang ditentukan.

Dalam sambutan perwakilan lulusan, Munawir, S.Pd.Gr., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, khususnya Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, yang telah memberikan beasiswa bagi mahasiswa calon guru (Cagur).

 “Hari ini adalah momen sejarah bagi kita semua, menjadi momentum penyemangat dengan gelar Gr. yang kita sandang. Dengan bertambahnya gelar, maka bertambah pula tanggung jawab dan pengabdian kita. Profesi guru adalah pekerjaan yang sangat mulia,” ungkapnya penuh haru.

Sementara itu, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menegaskan bahwa PPG adalah program strategis pemerintah yang tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga kesejahteraan mereka.

“Program ini telah bertransformasi dari PLPG menjadi PPG, dan hari ini kalian resmi menjadi calon guru yang akan diangkat sebagai P3K dengan kesiapan ditempatkan di seluruh pelosok negeri. Kami berharap tidak ada alumni USK yang mundur, sebab itu akan berdampak pada kesempatan generasi berikutnya,” tegasnya.

Rektor juga mengingatkan pentingnya menghadapi tantangan global di bidang pendidikan, khususnya dalam meningkatkan literasi numerik.

“Presiden telah menekankan bahwa literasi numerik harus menjadi bekal generasi muda untuk menguasai teknologi dan menghadapi perkembangan zaman. Peran guru sangat krusial dalam hal ini,” tambahnya.

Dengan pengukuhan 110 lulusan kali ini, FKIP USK semakin menegaskan perannya dalam mencetak guru-guru profesional yang siap mengabdi demi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih maju.