LENSAPOST.NET – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) guru pendidik tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tenggara. Akhirnya bisa bernapas lega.
Hal tersebut diketahui setelah Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau sertifikasi, serta penerima Tambahan Penghasilan (Tamsil) tahun 2023.
Kepada wartawan, Kepala BPKD Aceh Tenggara, H. Syukur Selamat Karo Karo, menjelaskan pembayaran sempat tertunda dari tahun 2024. Dana tersebut kini telah ditransfer dari rekening kas daerah ke rekening Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, pada Kamis, 7 Agustus 2025 lalu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, H. Julkifli, menambahkan bahwa alokasi anggaran untuk THR dan gaji ke-13 bagi guru penerima TPG dan Tamsil merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan guru.
“Dari hasil persetujuan usulan melalui Kementerian Keuangan. Seharusnya dana tersebut dibayarkan pada akhir 2023 dan 2024, namun tertunda karena tidak tertampung dalam APBK 2024 yang disebabkan tidak adanya perubahan APBK,” kata H. Julkifli, Selasa, 12 Agustus 2025.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pada tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengusulkan pengalokasian anggaran di dalam APBK 2025, Kabupaten Aceh Tenggara dan usulan tersebut sudah selesai dibayarkan semuanya.
Atas telah dibayarkannya tunjangan guru tersebut, Bupati Aceh Tenggara, H.M Salim Fakhry, berpesan kepada seluruh pihak untuk tetap menjaga kondusivitas daerah setelah kewajiban pembayaran THR dan gaji ke-13 selesai dilaksanakan. Ia berharap roda pemerintahan, perekonomian, dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Dengan selesainya kewajiban pemerintah daerah dalam membayarkan THR dan Gaji ke-13 tersebut, mari kita agar bersama sama menjaga kondusifitas daerah sehingga roda pemerintahan dan perekonomian serta proses pembangunan dapat berjalan dengan baik,” kata Bupati. []













