ACEH  

Terpilih sebagai Ketua ISNU Pidie, Ini Terobosan Gus Nanda

LENSAPOST.NET -Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pidie gelar kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-1 di Oproom Kantor Bupati Pidie.

Ketua PCNU Pidie, Tgk Isafuddin dalam sambutannya menyampaikan ribuan terimakasih atas terlaksananya acara konfercab perdana yang sedang berlangsung aman dan sukses.

“Konfercab perdana yang telah lama direncanakan akhirnya terwujud dan berjalan sukses juga nakhoda ISNU Pidie juga telah terpilih hasil musyawarah yang dinakhodai Tgk Nanda Saputra,” ungkap Tgk Isafuddin kepada media ini, Minggu, (11/8/2024)

Tgk Isafuddin juga mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga acara bisa terlaksana dengan baik dan lancar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kepemimpinan ISNU Pidie periode 2024-2029 di bawah nakhoda Tgk Nanda Saputra sebuah pilihan yang sudah tepat dengan ketokohan dalam mengembangkan nahdhiyin di kalangan kaum intelektual di era digital ,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Tgk Isafuddin menambahkan keukedepannya ketua terpilih dapat menghasilkan kepengurusan yang betul-betul dapat bekerja bersama sama untuk membesarkan dan membumikan NU dan Paham Keaswajaan di negeri Pedir ini.

“Konfercab ISNU perdana dihadiri pengurus PW ISNU Aceh, unsur Forkopimda, pengurus PCNU dan Banom NU serta tamu undangan lainnya,” ujarnya.

Tgk Nanda Saputra, dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sebagai amanah.

“Secara pribadi saya mengucapkan banyak terima kasih atas amanah dan tanggungjawab besar ini, serta dukungan para sahabat sekalian, mudah-mudahan ini menjadi semangat kita bersama, semangat dalam rangka membesarkan ISNU dan semangat perjuangan mengawal dan menjalankan program Nahdlatul Ulama, semangat dalam rangka bersama-sama berkhidmat di NU,” paparnya.

Kandidat Doktor Universitas Sebelas Maret itu menyampaikan pentingnya pendataan dan pemetaan potensi sumber daya manusia di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) khususnya di negeri Tgk Chik di Tiro ini.

“NU memiliki sumber daya manusia yang melimpah. Akan tetapi, kendala utama kita yaitu belum mempunyai sebuah database yang dapat digunakan untuk memetakan potensi ini sehingga peran ISNU akan menyebar ke berbagai sektor kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Gus Nanda juga menekankan perlunya melakukan pendataan para sarjana NU dari berbagai latar belakang keilmuan, terutama dari kampus-kampus melalui komisariat ISNU di setiap kampus. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan peran dan kontribusi sarjana NU dalam pembangunan masyarakat

Lebih lanjut Gus Nanda menyampaikan, bahwa NU itu merupakan sebuah kapal yang besar, oleh karena itu kita yang berada dalam satu naungan bersama, organisasi yang bernama ISNU mudah-mudahan nanti mampu mendata dan mengumpulkan para sarjana NU sebanyak-banyaknya, untuk membesarkan bersama-sama dengan NU itu sendiri.

“Kebersamaan para sarjana di Kabupaten Pidie ini mudah-mudahan mampu memetakan potensi-potensi yang ada, serta harapan mari kita berkolaborasi untuk berjamiyah di NU dan bermanfaat untuk masyarakat luas,” paparnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *