LENSAPOST.NET – Pesantren Kilat digelar di SLB TNCC dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan sejak tanggal 3 hingga 14 April 2023. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan dimulai pukul 08.30 – 11.00 WIB dengan pembacaan Asmaul Husna, Wudhu’, shalat dhuha, dzikir, doa, membaca surah pendek, membaca iqra’, menonton film islami, dan menyanyikan lagu islami.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan nilai keagamaan serta perilaku yang berkarakter pada peserta didik yang sesuai dengan salah satu dimensi Penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia.
Kegiatan pesantren kilat juga diisi dengan lomba islami pada tanggal 6 April 2023. Beberapa cabang lomba yang dilaksanakan yaitu hafalan surah pendek dan doa sehari-hari, azan dan iqamah, membaca iqra’, praktek sholat, serta lomba cerdas cermat.
Cerdas cermat merupakan cabang lomba baru yang perdana diselenggarakan di tahun ini untuk peserta didik kelas VI – VIII SLB TNCC. Para siswa tampak antusias dan mengikuti prosedur cerdas cermat dengan kooperatif baik pada babak penyisihan maupun final.
Selain perlombaan islami, SLB TNCC juga mengadakan acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh sekitar 200 orang pada hari Jum’at, 7 April 2023. Serangkaian acara buka puasa bersama diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh ustadz Iswar Nurdin M.Ag dan juga pengumuman serta pembagian hadiah untuk pemenang lomba ramadhan SLB TNCC tahun 2023.
Kepala SLB TNCC, DM.Ria Hidayati, S.Psi.,M.Ed menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah diri anak menjadi insan yang berkarakter positif baik di rumah maupun di sekolah sehingga bisa mencapai kesejahteraan siswa (student well being). Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk penerapan ilmu agama dalam keseharian yang penting untuk menguatkan nilai keagamaan pada peserta didik.
DR. H. Dahlawi, M.Si selaku ketua yayasan juga mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program ramadhan di SLB TNCC secara konsisten. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di bulan yang suci agar kekompakan antara pihak sekolah, orangtua, serta semua pihak yang terlibat dalam penanganan siswa istimewa terus terjalin karena akan sangat mendukung peningkatan hasil belajar mereka ke depannya.[]












