3 Fakta Menarik Setelah PSS Mengalahkan Persija

LENSAPOST.NET – PSS Sleman secara dramatis mengalahkan Persija Jakarta dalam pertandingan yang sangat krusial pada pekan 33 BRI Liga 1 2024/25, Sabtu (17/6/2025) malam WIB.

PSS Sleman menjamu Persija Jakarta dalam laga wajib menang di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman. Dukungan penuh suporter setia mereka memenuhi setiap jengkal tribun yang tersedia.

Hasilnya, Super Elang Jawa memimpin lebih dulu menit 22 melalui gol Gustavo Tocantins. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit karena Pablo Andrade sukses menyamakan kedudukan lewat sepakan melengkung indah yang gagal diamankan Alan Bernardon.

Sekitar menit 76, pertandingan harus dihentikan karena suporter menyalakan flares yang mengganggu jalannya pertandingan. Setelah asap hilang, barulah wasit melanjutkan permainan.

PSS terus menekan pertahanan Persija Jakarta, hingga akhirnya saat laga memasuki menit 90+12, Marcelo Cirino berhasil membobol gawang Carlos Eduardo. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan rampung.

PSS Jaga Asa Bertahan di BRI Liga 1
Kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta memang belum membuat mereka keluar dari zona merah, tetapi tambahan tiga poin menjaga peluang Super Elja untuk bertahan.

Kini, PSS mengoleksi 31 poin, melewati PS Barito Putera dengan poin sama, unggul selisih gol. Namun demikian, nasib PSS akan ditentukan saat Semen Padang FC menjamu Persik Kediri. Jika Semen Padang meraih kemenangan, maka dipastikan PSS dan Barito Putera menyusul PSIS Semarang ke Liga 2 musim depan.

Kemenangan Ketiga Beruntun
Selain itu, PSS Sleman berhasil menjaga catatan apik, yakni memenangi tiga laga beruntun. Sebelumnya, mereka mengalahkan PSM Makassar dan PSIS Semarang.

PSS mendulang kemenangan 3-1 atas PSM dan 2-1 di kandang PSIS. Kini, asa itu masih ada, meski nasib mereka ditentukan oleh Semen Padang.

Sudahi Rekor Buruk
Tak hanya itu saja, PSS merusak catatan apik Persija yang tak pernah kalah dari lima pertemuan di antara dua tim tersebut di Liga 1.

Sayang, satu gol yang bersarang di gawang Alan Bernardon meneruskan tren negatif PSS, yakni selalu kebobolan dalam 14 pertandingan beruntun.