LENSAPOST.NET I PIDIE JAYA-Seleksi calon anggota Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie Jaya untuk periode 2025–2030 memasuki babak baru. Dari total 21 peserta yang mengikuti ujian tertulis dan tes baca Alquran, sebanyak 18 orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap wawancara. Tiga peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi standar kelulusan dan gugur dari seleksi.
Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui Surat Pengumuman Nomor: 451.5/03/2025 yang dikeluarkan Tim Independen Pemilihan Keanggotaan BMK Pidie Jaya. Penetapan kelulusan ini didasarkan pada hasil rapat tim yang berlangsung pada Senin, 22 Juli 2025.
Standar Nilai Minimal
Ketua Tim Independen, Dr. Junaidi Poroh, menjelaskan bahwa standar minimal kelulusan adalah akumulasi nilai ujian tertulis dan tes baca Alquran dengan skor minimal 60. “Dari hasil penilaian objektif, sebanyak 18 peserta telah memenuhi syarat dan berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya, yakni wawancara,” ujarnya.
Wawancara dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu, 30 Juli 2025 pukul 09.00 WIB di Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya, Kota Meureudu. Para peserta diminta hadir tepat waktu dengan membawa kartu registrasi serta mengenakan pakaian rapi dan sopan.
Nama-Nama Peserta Lulus
Berikut daftar peserta yang lulus tahap seleksi tulis dan baca Alquran:
1. Ahmad Rifa’i
2. Amirruddin Muhammad Jamil, Lc., MA.
3. Tgk Muhammad, S.Pd
4. Tgk Zulkifli
5. Tgk Khalidin Kamal
6. Mahfuddin
7. Abdussatar
8. Tgk Sahlan
9. Ikhwani
10. Bukhari
11. Cut Nur Azizah, SE
12. Mulyadi
13. M Agmar Media, S.HI., MH
14. M Royani
15. Mabrur, A.Md
16. Samsul Bahri
17. Tgk Fadli Hasan
18. Husaini
Pengujian Wawasan dan Dokumen Tambahan
Menurut Dr. Junaidi, wawancara akan berfokus pada penguasaan peserta terhadap manajemen zakat, infak, dan sedekah, serta pemahaman terhadap karya tulis yang telah diserahkan sebelumnya.
Selain itu, para peserta diwajibkan membawa dokumen administratif tambahan seperti: urat pengunduran diri dari partai politik atau jabatan struktural pemerintahan,surat pernyataan tidak merangkap jabatan, legalisir ijazah dari instansi terkait.
“Jika ada perubahan jadwal, panitia akan menyampaikan informasi secara resmi,” tambahnya.
Figur Muda dan Tokoh Perempuan Lolos
Di antara peserta yang lolos, terdapat dua sosok yang mencuri perhatian publik, yakni Tgk Muhammad, S.Pd dan Cut Nur Azizah, SE.
Tgk Muhammad adalah Sekretaris Pimpinan Cabang GP Ansor Pidie Jaya. Pria muda yang juga tengah menempuh studi pascasarjana di Universitas Islam Aceh ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial keagamaan dan pemberdayaan pemuda. “Alhamdulillah, ini adalah amanah yang harus dijalani dengan ikhlas dan komitmen,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Cut Nur Azizah merupakan tokoh perempuan berpengaruh dari Negeri Japakeh. Ia dikenal sebagai satu-satunya perempuan yang pernah menjabat sebagai Komisioner KIP Pidie Jaya dua periode dan turut aktif dalam berbagai proses demokrasi, termasuk sebagai panitia seleksi KIP dan Panwaslih.
“Alhamdulillah, perjalanan masih panjang. Menjadi bagian dari Baitul Mal bukan tujuan akhir, tapi langkah awal untuk terus berkontribusi,” ujar Cut Nur Azizah. Ia juga menegaskan pentingnya keterwakilan perempuan dalam lembaga publik yang mengelola dana umat.
Cur Nur Azizah berharap doanya karena perjalanan masih panjang selain wawancara hingga uji kelayakan dengan DPRK Pijay.
“Kami sangat berharap seleksi calon anggota BMK Pidie Jaya tahun ini dinilai berlangsung objektif dan transparan. Lembaga Baitul Mal memiliki peran vital dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan umat, “sambungnya.[]












